Minggu, 31 Maret 2013


TUGAS AKHIR KARYA ILMIAH
PENDIDIKAN JARAK JAUH
Media Sosial Network Edmodo Sebagai Media Pembelajaran Yang Menarik Dalam Pendidikan Jarak Jauh



                                                                 Disusun Oleh :
I Nyoman Yoga Setyawan
                                                                     Dosen :
                                                            Timbul Pradede

                        
                           
  
                          




D4 TEKNIK KOMPUTER JARINGAN DAN MEDIA DIGITAL
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2013






BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar belakang
Pendidikan adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan setiap manusia. Pendidikan sangat mempengaruhi perkembangan individu, masyarakat, serta negara, karena pendidikan dapat membentuk suatu kehidupan yang sejahtera yang merupakan suatu keharusan untuk dilakukan. Indonesia merupakan Negara kepualauan yang cukup luas, bahkan banyak terdapat pulau-pulau di Indonesia yang terdapat di dareah pelosok. Masyarakat yang tinggal di daerah pelosok akan kesulitan untuk mengikuti pendidikan, ini dikarenakan akibat kendala tempat yang jauh dari tempat pendidikan. Kehadiran program PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) sangat membantu masyarakat yang tinggal di pelosok untuk dapt mengikuti pendidikan. Kehadiran PJJ akan dapat mengatsi kendala tempat tersebut. PJJ merupakan pendidikan yang dimana proses pembelajaran dilakukan secara jarak jauh yang menggunakan media penghubung untuk melakukan interaksi pembelajaran, salah satunya yaitu  media sosial network.
Media sosial network adalah sebuah media online yang digunakan sebagai perantara dalam melakukan interaksi pada dunia maya. Media sosial network  telah banyak dimanfaatkan berbagai kepentingan oleh banyak kalangan, mulai dari kalangan agamawan, artis, toko online, dan hal yang sangat membantu masyarakat untuk interaksi belajar pada kalangan pendidikan atau dapat disebut dengan Learning Managemen System(LMS). LMS merupakan perangkat lunak aplikasi pembelajaran berbasis web yang dirancang untuk mengatasi kendala ruang dan waktu pada proses pembelajaran. Pemanfaatan LMS dapat membantu dalam malakukan akses materi belajar dimana dan kapan saja dengan menggunakan peralatan elektronik seperti komputer yang telah terkoneksi dengan jaringan internet. Moodle dan Edmodo merupakan aplikasi LMS yang digunakan saat ini. Namun edmodo yang lebih menarik untuk digunakan pada proses pembelajaran, ini krenakan edmodo merupakan platform media sosial untuk pembelajaran yang memiliki interface menyerupai dengan facebook. Dengan interface menyerupai facebook yang merupakan media sosial popular hingga saat ini, pengguna tidak akan merasa asing, bahkan merasa mudah untuk menggunakannya.


1.2    Rumusan Masalah
a.       Apa yang dimaksud dengan media sosial network ?
b.      Apa yang dimaksud dengan edmodo ?
c.       Apa yang dimaksud dengan pendidikan jarak jauh?
d.      Bagaimana implikasi edmodo untuk pembelajaran pada pendidikan jarak jauh?

1.3    Tujuan
a.       Mengetahui apa itu media sosial network.
b.      Mengetahui apa itu edmodo.
c.       Mengetahui apa itu pendidikan jarak jauh.
d.      Mengetahui implikasi edmodo untuk pembelajaran pada pendidikan jarak jauh.

1.4    Manfaat
Untuk menambah pemahaman kepada penulis dan pembaca mengenai  pemanfaatan media sosial network pembelajaran edmodo pada pendidikan jarak jauh.




BAB II
PEMBAHASAN

2.1           Media Sosial Network
Media sosial Network adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial, dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial, dan media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”.
Jejaring sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, dan Twitter. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.
Adapun jenis-jenis dari media sosial adalah :
a.    Collaborative projects yaitu suatu media sosial yang dapat membuat konten dan dalam pembuatannya dapat diakses oleh khalayak secara global. Kategori yang termasuk kedalam collaborative project dalam media sosial yakni Wiki. Wiki adalah situs yang memungkinkan penggunanya untuk menambahkan, menghapus, dan mengubah konten berbasis teks. Wiki yang paling populer di Internet sekarang adalah Wikipedia. Dalam kenyataannya, banyak orang-orang yang percaya terhadap apa yang telah di posting di media sosial collaborative project misalnya pada wikipedia yang dimana pada situs tersebut apa yang telah diposting dapat dirubah oleh orang lain. Bagi seorang public relations collaborative project ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembentukan citra perusahaan. Terlepas dari wikipedia yang dapat diubah dan kebenarannya bisa tidak relevan, wikipedia ini oleh sebagian orang dipercaya dan dianggap benar sehingga hal tersebut dapat menjadi suatu peluang bagi seorang public relations untuk dapat membentuk citra dari perusahaannya.
b.    Blogs and microblogs yaitu aplikasi yang dapat membantu penggunanya untuk tetap posting mengenai pernyataan apapun sampai seseorang mengerti. Blog sendiri ialah sebuah website yang menyampaikan mengenai penulis atau kelompok penulis baik itu sebuah opini, pengalaman, atau kegiatan sehari-hari. Sebuah blog dapat berisikan teks, gambar, dan bahkan video. Contoh media sosial blogs dan microblogs yang saat ini banyak dipergunakan adalah twitter. Blogs and microblogs ini sangat berguna bagi suatu perusahaan khususnya bagi seorang Public Relations, karena dengan blogs dan microblogs ini dapat menjadi strategi dalam memasarkan suatu produk maupun untuk membentuk citra positif perusahaan dengan memberikan informasi yang baik tentang perusahaan kepada konsumen atau pengguna internet. Seorang harus mampu memberikan informasi yang menarik dan teraktual sehingga hal tersebut dapat menarik minat dari konsumen dan calon konsumen.
c.     Content communities yaitu sebuah aplikasi yang bertujuan untuk saling berbagi dengan seseorang baik itu secara jauh maupun dekat dimana dalam content communities ini penggunanya dapat berbagi foto, video dengan orang yang dituju. Contohnya adalah youtube yang dapat berbagi video. Media sosial ini digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk juga oleh organisasi maupun perusahaan. Oleh sebab itu Content Communities ini pula dapat dimanfaatkan oleh seorang dalam mempublikasikan suatu bentuk kegiatan positif yang dilakukan oleh perusahaan sehingga hal tersebut dapat dilihat oleh khalayak umum sehingga dapat membentuk citra bagi perusahaan.
d.    Social networking sites atau situs jejaring sosial yang dimana merupakan situs yang dapat membantu seseorang untuk membuat sebuah profil dan kemudian dapat menghubungkan dengan pengguna lainnya. Situs jejaring sosial adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk terhubung menggunakan profil pribadi atau akun pribadinya. Dalam profil pribadinya mencakup semua jenis informasi termasuk foto, video, file audio, dan blog. Situs jejaring sosial ini umumnya memiliki fitur seperti instant messaging dan email. Situs jejaringan sosial dapat membantu seseorang untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Contohnya yaitu Facebook. Bagi suatu perusahaan khususnya PR situs jejaring sosial ini dapat dimanfaatkan untuk menambah suatu jaringan dimana sasaran utamanya adalah masyarakat. Dengan hadir dan mempublikasikan melalui jejaring sosial ini maka perusahaan tersebut akan diingat oleh masyarakat pengguna jejaring sosial dan ham tersebut membantu dalam pembentukan brand image.
e.     Virtual game worlds yaitu  permainan multiplayer, yang dimana ratusan pemain secara simultan dapat didukung. Permainan dunia virtual adalah lingkungan tiga dimensi dimana pengguna dapat berinteraksi menggunakan avatar pribadinya. Permainan dunia virtual ini umumnya memiliki seperangkat aturan yang ketat dan harus diikuti dalam konteks Massively Multiplayer Online Role Playing Games (MMORPG). Contohnya adalah World of Warcraft. Melalui virtual game worlds ini seorang dapat menarik suatu popularitas dengan menarik pasar tertentu, misalnya adalah dengan menggunakan gambar tertentu yang kemudian akan menarik perhatian konsumen sehingga akan melihat profil perusahaan.
f.     Virtual social worlds yaitu aplikasi yang mensimulasikan kehidupan nyata melalui internet. Virtual social worlds adalah situs yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dalam platform tiga dimensi dengan menggunakan avatar yang mirip dengan kehidupan nyata. Contohnya adalah Second Life. Dengan virtual social worlds ini seorang harus mampu melakukan strategi pemasaran yang serupa dengan aplikasi pada media sosial tersebut. Dan jika seorang mampu memanfaatkan media sosial ini dengan baik maka akan menjadi sumber penghasilan.


2.2           Edmodo
Edmodo adalah platform media sosial yang sering digambarkan sebagai Facebook untuk sekolah dan dapat berfungsi lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan. Edmodo merupakan aplikasi yang menarik bagi pendidik dan peserta didik dengan elemen sosial yang menyerupai Facebook, tapi sesungguhnya ada nilai lebih besar dalam aplikasi edukasi berbasis jejaring sosial ini.
Edmodo (dirancang oleh pendidik) yang juga berbasis cloud kolaborasi merupakan aplikasi yang cukup aman digunakan oleh pendidik dan peserta didik. Seorang pendidik, ,kabupaten/kecamatan dapat dengan mudah mengelola sebuah sistem yang menyediakan fitur terbaik dan praktis menghilangkan kecemasan kita terhadap aktivitas yang biasa peserta didik lakukan dengan internet khususnya facebook.
Dengan platform ini akan lebih mudah untuk memonitor interaksi peserta didik dalam edmodo learning environment. Tidak ada yang bisa masuk ke ruang edmodo tanpa undangan, dan peserta didik tidak dapat menggunakannya untuk berhubungan dengan orang asing seperti yang terjadi di Facebook .Pengguna dengan mudah mengetahui jika ada pelanggar/penyusup/orang asing yang terdaftar di kelas yang dikelola dengan edmodo.
Edmodo sangat komprehensif sebagai sebuah course management system seperti layaknya Moodle, bedanya adalah aksesnya lebih cepat dan lebih mudah penggunaannya dengan beberapa fitur yang fungsinya sama seperti layaknya sebuah course management system.

Gambar1. Diagram Sosial Media Edmodo

Sesuai dengan diagram di atas, edmodo dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan kelas berbasis kelompok dan juga sosial media. Fitur utama dari edmodo adalah dukungan aktif terhadap model komunikasi dari sosial media online, yang ditambahkan dengan fitur online learning material dan online evaluation.


2.3           Pendidikan Jarak Jauh
Pendidikan jarak jauh adalah proses transfer pengetahuan untuk pelajar (siswa/mahasiswa) yang dipisahkan dari instruktur (guru/pendidik) dengan waktu atau jarak fisik sehingga membuat penggunaan komponen teknologi, seperti video, internet, CD, kaset, dan bentuk teknologi lainnya untuk mencapai pembelajaran. “Pendidikan Jarak Jauh” adalah istilah yang digunakan dalam pendidikan dan teknologi pembelajaran. Hal ini dianggap bahwa pendidikan jarak jauh telah menjadi metode pengajaran dan pembelajaran bagi banyak orang untuk setidaknya seratus tahun (Moore & Kearsley, 1996) dimulai dengan teknologi cetak dan layanan pos (pendidikan korespondensi) sepanjang jalan sampai ke komunikasi elektronik yang digunakan saat ini.
Sistem pembelajaran jarak jauh ini merupakan suatu perubahan besar dalam dunia pendidikan. Perkembangan komputer dan media komunikasi telah menghapus batasan ruang dan waktu yang ada. Terobosan ini membuat kita dapat mendapatkan ilmu pengetahuan dimanapun dan kapanpun (anytime-anywhere).
Dalam pembelajaran jarak jauh memiliki karakteristik yakni keterpisahaan fisik antara pengajar dan pebelajar yang pada umumnya mengurangi interaksi langsung, peserta didik harus aktif dalam aktivitas belajar baik secara individu maupun kelompok belajar, dan terdapat beberapa macam media dalam penyampaian materi antara pengajar dengan pebelajar.
Beberapa definisi yang diberikan para ahli menjelaskan bahwa pendidikan jarak jauh adalah :
1.  Suatu bentuk pembelajaran mandiri yang terorganisasi secara sistematis, dimana konseling, penyajian materi pembelajaran, dan penyeliaan serta pemantauan keberhasilan siswa dilakukan oleh sekelompok tenaga pendidik yang memiliki tanggung jawab yang saling berbeda. Pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh dengan menggunakan bantuan media (Dohmen,1967).
2. Suatu metode pembelajaran yang menggunakan korespondensi sebagai alat komunikasi antar tenaga pendidik dengan siswa, ditambah dengan adanya interaksi antar siswa dalam proses pembelajaran (Mackenzie, Christensen, & Rigby, 1968).
3. Sistem pendidikan yang tidak mempersyaratkan adanya tenaga pendidik di tempat seseorang belajar, namun dimungkinkan adanya pertemuan-pertemuan antara tenaga pendidik dan siswa pada waktu-waktu tertentu (French Law, 1971).
4. Suatu metode untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dikelola berdasarkan pada penerapan konsep ban berjalan (division of labor), prinsip-prinsip organisasi, dan pemanfaatan media sevata ekstensif terutama dalam reproduksi bahan ajar, sehingga memungkinkan terjadinya proses pembelajaran pada siswa dalam jumlah banyak pada saat bersamaan dimanapun mereka berada. Merupakan suatu bentuk industri dari belajar dan pendidikan (Peters, 1973).
5. Suatu metode pembelajaran dimana proses pendidikan terjadi secara terpisah dari proses belajar, sehingga komunikasi antara tenaga pendidik dan siswa harus difasilitasikan melalui bahan cetak, media elektronik, dan media-media lainnya (Moore, 1973).
f.       Suatu bentuk pendidikan yang meliputi beragam bentuk pembelajaran pada berbagai tingkat pendidikan yang terjadi tanpa adanya penyeliaan tutor secara langsung dan atau terus menerus terhadap siswa dalam lokasi yang sama, namun memerlukan proses perencanaan, pengorganisasian dan pemantauan dari suatu organisasi pendidikan, serta penyediaan proses pembimbingan dan tutorial, baik dalam bentuk langsung (real conversation) maupun simulasi (simulated conversation) (Holmberg, 1977).
Dari beberapa definisi di atas maka dapat disimpulkan bahwa PJJ adalah sekumpulan metode pengajaran dimana aktivitas pendidikan dilaksanakan secara terpisah dari aktivitas belajar. Pemisahan kedua kegiatan tersebut dapat berupa jarak fisik, misalnya karena peserta ajar bertempat tinggal jauh dari lokasi institusi pendidikan. Pemisahan dapat pula jarak non-fisik yaitu berupa keadaan yang memaksa seseorang yang tempat tinggalnya dekat dari lokasi institusi pendidikan namun tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di institusi tersebut.
Keterpisahan kegiatan pengajar dari kegiatan belajar adalah ciri yang khas dari PJJ. Selain itu dalam PJJ juga menggunakan bermacam metode pembelajaran yang dikomunikasikan melalui media. Dengan demikian PJJ diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah yang ditimbulkan akibat keterbatasan pendidik yang berkualitas. Pada sistem pendidikan ini pendidik dan peserta didik tidak harus berada dalam lingkungan geografi yang sama.
Dalam sistem PJJ harus mampu menciptakan interaksi belajar-mengajar yang dilakukan secara abstrak (maya) seolah-olah dapat  menjadikan suasana pembelajaran nyata, agar hasil dari sistem pembelajaran PJJ  dapat sesuai dengan hasil pembelajaran tatap muka.
Karakteristik dari sistem PJJ adalah suatu  organisasi pendidikan dimana pembelajaran dilakukan tidak seterusnya dengan tatap muka secara  langsung, namun pembelajaran menekankan untuk dilakukan berjauhan ,atau terpisahnya pendidik dengan peserta didik dengan memanfaatkan media cetak, audio, video, computer, atau multimedia.

2.4           Implikasi Edmodo Untuk Pembelajaran Pada Pendidikan Jarak Jauh
Edmodo seperti alat bantu belajar lainnya, bisa menjadi hanya sebuah platform online untuk mendorong pembelajaran pendidik secara jarak jauh, atau dapat menjadi cara lebih kreatif untuk melibatkan para peserta didik dalam pembelajaran kolaboratif dan kognisi terdistribusi (Jenkins) jarak jauh. Edmodo bukanlah jawaban untuk setiap kelas tetapi yang terpenting adalah platform ini memberikan aspek penting dari sebuah lingkungan belajar yang positif pada pendidikan jarak jauh. Platform ini memberikan peserta didik jalur untuk berinteraksi dengan rekan-rekan mereka dan pendidik mereka dalam suasana akademis yang berjauhan. Lebih jauh lagi penggunaan platform ini dapat mengajarkan peserta didik untuk bagaimana berperilaku secara online dan bertanggung jawab dalam mengatur kegiatan belajar mereka dengan sistem yang keamanannya terjamin yang dapat melatih kemandirian peserta didik pada pembelajaran.
Pada hakikatnya platform ini adalah mudah dipelajari dan mudah digunakan terutama bagi para pendidik yang menganggap dirinya berada di luar basis pengetahuan teknologi yang berkembang saat ini. Edmodo menyediakan lingkungan dimana mengajar dan belajar dapat menghasilkan kegembiraan peserta didik, peserta didik menjadi lebih mandiri, tanpa melupakan standar pengukuran keberhasilan peserta didik. Tidak dapat dipungkiri bahwa peserta didik akan sangat tertarik bahkan menyukai pembelajaran lewat platform ini, dan ketika peserta didik merasa senang keinginan mereka untuk dapat mengatasi materi baru dan sulit akan meningkat.
Edmodo merupakan aplikasi yang menarik untuk membangun semangat peserta didik untuk belajar pada pendidikan jarak jauh. Ini dikarenakan edmodo memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan media sosial maupun LMS lainnya sebagai berikut.
a.       Mirip facebook, mudah digunakan.
b.      Closed group collaboration: hanya yang memiliki group code yang dapat mengikuti kelas.
c.       Free, diakses online, dan tersedia untuk perangkat smart phone (android dan Iphone).
d.      Tidak memerlukan server di sekolah.
e.       Dapat diakses dimanapun dan kapanpun.
f.       Edmodo selalu diupdate oleh pengembang.
g.      Edmodo dapat diaplikasikan dalam satu kelas, satu sekolah, antar sekolah dalam satu kota/kabupaten.
h.      Edmodo dapat digunakan bagi peserta didik, pendidik, dan orang tua.
i.        Edmodo digunakan berkomunikasi menggunakan model sosial media, learning material, dan evaluasi. 
j.        Edmodo mendukung model team teaching, co-teacher, dan teacher collaboration.
k.      Terdapat notifikasi
l.        Fitur Badge dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan motivasi peserta didik.




BAB III
PENUTUP

3.1   Kesimpulan
PJJ adalah sekumpulan metode pengajaran dimana aktivitas pendidikan dilaksanakan secara terpisah dari aktivitas belajar dengan menggunakan bermacam metode pembelajaran yang dikomunikasikan melalui media, salah satunya yaitu dengan media edmodo. Edmodo merupakan media sosial network pembelajaran yang menarik dan dapat mendorong pembelajaran pendidik secara jarak jauh, atau dapat menjadi cara lebih kreatif untuk melibatkan para peserta didik dalam pembelajaran kolaboratif dan kognisi terdistribusi jarak jauh yang dapat menghasilkan kegembiraan peserta didik, peserta didik menjadi lebih mandiri, tanpa melupakan standar pengukuran keberhasilan peserta didik.

3.2   Saran
Pada karya ilmiah ini hanya membahas tentang media sosial network, Edmodo, pendidikan jarak jauh, impilkasi edmodo untuk pembelajaran pada pendidikan jarak jauh. Maka dimohonkan kepada pembaca memberikan keritik dan saran agar karya ilmiah ini untuk menjadi lebih sempurna.


DAFTAR PUSTAKA

Seamolec, Seameo, Konsep PJJ, Bahan Aajar Kompetensi Dasar Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Jakarta-Indonesia, 2012.





0 komentar:

Poskan Komentar